Buat Lu yang Suka Ngebatin

Buat Lu yang Suka Ngebatin


Gue tau apa yang sedang lu rasakan - Frustasi, penuh tekanan, ngebatin, hah.. apa lagi? Si paling paham tuh gue, wk.

Hi... gimana kabarnya? Alasan gue nulis ini karena ada manusia entah itu gue atau lu yang baca ini pasti pernah ngerasa 'nggak adil'! So... enjoy reading 📖

⧫ ⧫ ⧫

Gue tau klo lu lagi susah tidur malem bukan karena lu tidur siang tapi, karena banyak pikiran yang masuk, dan lu harus memproses itu semua, menyusunnya sampai seperti buku.

Pada saat bangun keesokan harinya, lu bilang sama diri lu "ini dia, lagi". Seolah-olah lu terjebak dalam lingkaran waktu, berurusan dengan omong kosong yang sama lagi dan lagi. Sebagian dari lu mungkin sampai bosen dengan peputaran ini.

Sampai akhirnya sebuah pertanyaan muncul : Apakah gue berada di tempat/posisi yang seharusnya?
Terus lu tidur dengan pikiran yang kacau lagi, dan lu harus merapihkannya lagi menjadi buku.

Sekarang lu udah tahu bahwa 'nggak apa-apa' karena belum mengetahui semuanya, gue akan bilang lu hebat karena bisa menerima kenyataan. Tapi, lu akan menghadapi tantangan yang lebih besar di hari ini, tentang perkembangan diri lu.

Lu mencoba menengok ke belakang dan melihat bahwa lu udah berjalan jauh dari tempat yang lu mulai dulu. Banyak jalan dan rintangan yang lu lalui, berhenti di setiap persimpangan untuk memeilih jalan mana yang akan lu lewati. Naik gunung, melewati lembah macam ninja hatori, wk. Dan lu bisa melewati itu semua sampai di titik ini.

Nah, sekarang lu udah nggak lagi nemu persimpangan jalan, akan tetapi jalan buntu. Udah nggak ada tuh lampu merah, kuning, hijau dilangit yang biru. Hanya lorong gelap dengan udara dingin, dimana tempat ini sama sekali nggak mau lu lewati. Tapi lu harus lewati ini semua karena nggak ada jalan lagi sampai lu bisa melewati lorong itu.

Berbagai macam pikiran muncul dikepala, membuat lutut bergetar, air mata dan keringat mengalir, dengan suara-suara yang menghantui di punggung dan kepala yang lu nggak bisa lihat. Ketakutan ini menguras semua energi lu. Samapi lu kehilangan minat untuk melakukan sesuatu yang awalanya lu suka seperti nulis, nonton film, baca buku, main sosmed, olahraga dan sebagainya.

Lu hebat karena memiliki 'pikiran' yang kuat, dan itu adalah sesuatu yang gue kagumi. Namun terkadang, itu bisa begitu kuat sehingga lu bahkan mengalah pada pikiran yang menyabotase diri sendiri.

Pikiran-pikiran ini mengaburkan pikiran lu untuk mengenali hal-hal yang biasa lu lakukan dengan baik hari ini dan fokus pada hal-hal yang tidak lu lakukan. Mereka menghentikan lu dari memanjakan diri sendiri pada hal-hal yang pantas lu dapatkan karena setiap kali lu melakukannya, rasanya salah. Lu tidak dapat menemukan cara untuk membebaskan diri dari zona lu saat ini, dan lu sendiri adalah faktor besar di dalamnya.

Bukan berarti gue menyalahkan diri lu, nggak sama sekali.

Jadi tolong tutup mata lu dan tarik napas dalam-dalam. Tenangkan diri lu. Saat ini, gue yakin lu tahu kalau lu belum ke mana-mana. Ndak apa-apa walaupun lu merasa seperti membuang-buang waktu tanpa melakukan apa-apa, itu bisa menjadi mekanisme koping pada diri lu. Tidak apa-apa.

Semua hal yang mengganggu pikiran lu ini malah membuat lu berpikir bahwa lu tidak mengalami kemajuan.Padahal tidak.

Ingatlah selalu bahwa lu bukan orang yang sama seperti kemarin. Lu berubah. meskipun itu tidak selalu berarti kalau lu mengalami kemajuan, itu juga berarti lu nggak diem.

Luangkan waktu untuk menghadapi situasi yang baru ini. Sebagai seseorang yang suka bergaul dengan orang lain, ini adalah masa yang sulit bagi kesejahteraan diri lu. But you'll see it though. Gue tahu karena lu selalu siap menghadapi tantangan.

Jika lelah, istirahatlah. Lihatlah kembali apa yang telah lu capai dan lihat hal-hal apa yang dapat lu lakukan dengan lebih baik. Bukan karena lu gagal, tetapi karena lu tahu ada cara yang lebih baik yang belum lu temukan.

Prosesnya bisa menakutkan dan berulang-ulang. Tapi anggap itu sebagai tahapan dalam permainan yang perlu lu selesaikan untuk mencapai tahap berikutnya. Mungkin di tahap ini, ada bagian-bagian yang hilang yang perlu lu temukan dan teka-teki yang perlu lu pecahkan untuk membuka pintu ke babak selanjutnya dalam hidup lu.

jangan hanya melihat kesabaran sebagai kebajikan, lu harus melihat kesabaran sebagai keterampilan. Jadi, lu harus belajar memanfaatkannya untuk kebaikan lu. Karena tantangan ini bukan lelucon, dan lu bahkan belum setengah jalan untuk mencapai tujuan yang lu ingin.

Remember, even if you’re not yet in a place where you want to be, you’re in a place that you worked hard for and you deserve it

⧫ ⧫ ⧫

Then what next? Cmo'n..
I suggest you to try smiling in every situation in order to make you feel the hope.




Keep in touch!

See you, peace